sang putri, nahkoda, kesatria
apa artinya suatu kerajaan yang megah?
apa artinya kehidupan yang mewah?
apa artinya mahkota yang indah, di balut gaun yang mewah?
seorang putri tetap saja biasa tanpa seorang pangeran yang tampan dan pemberani.
ini dongen impian semua manusia di dunia bukan?
….
seorang putri yang terdampar di pinggir pantai yang di selamatka oleh seorang nahkoda yang ternyata meninggalkanya begitu saja dan membiarkanya hidup tanpa arah di suatu pulau yang indah, tapi sekali lagi, apa gunanya?
sang putri kebingungan saat itu, untung saja ada penduduk sekitar yang mengalihkan pemikiranya sesaat.
malam pun tiba, hawa dingin menyelimuti sang putri terdiam, ia berfikir sejenak, ia masih penasaran kemana sebenarnya nahkoda itu pergi? dan apa alasan ia meninggalkanya begitu saja di pulau yang indah ini?, bukankah pulau indah ini akan lebih indah dengan hadirnya disini ? ah sudahlah fikirinya lelah, dan sang putri pun tertidur lelap.
dalam mimpinya….
“aku kembali putri” sapa seorang lelaki di belakangnya, sang putri terkejut, mengapa setelah begitu lama ia kembali lagi dengan raut wajah tanpa dosa. “aku tau kau akan kembali, tapi..” belum sempat sang putri menyelesaikan perkataanya sang nahkoda itu memotongnya dan berkata “aku telah berjanji untukmu putri”, “tapi kau terlamabat” sang putri memegangi jari-jarinya dan meneteskan air mata, “terlambat? maksud mu?” tanya sang nahkoda, “aku sudah menikah dengan seorang kesatria yang menyelamatkan hati ku yang kau tinggal di sini”, “ha ?! jadi apa maksud mu putri?”, “jadi sekarang kau tak terima? kau salahkan aku ?” sang putri menangis, “jelas aku yang menyelamatkan mu, aku yang menyimpan mu di pulau yang indah ini, aku yang berharap dan menyimpan mimpi indah untuk bersama mu, tapi sekarang?”, “salah ku?” sang putri bingung, dan dengan cepat sang nahkoda pun pergi lagi, dan lagi-lagi tanpa alasan yang jelas.
sang putri terdiam, “kalau memang kau biarkan aku di tempat ini, dan menyimpan mimpi indah tentang kita, mengapa di saat aku sudah bersama kesatria lainya ? apa salah ku lagi? lalu mengapa kini kau pergi lagi? tanpa alasan yang jelas lagi?”
sang putri pun membisu….
mungkin seorang kesatria pun harus merelaka sang putri dan sang nahkoda itu bersanding, dan membiarkan sang nahkoda kembali pada sang putri.
jahat ! memang sakit meninggalkan orang yang di cintai, tapi ini lah yang harus terjadi.
tak lama kemudian sang kesatria meninggalkan sang putri ia berfikir dengan kepergianya sang nahkoda akan kembali dan membuat ceria sang putri.
namun ia salah….
sang putri tak sepantasnya merasakan semua ini, sang nahkoda tak pernah kembali, dan sang kesatria tak pernah ada lagi. sepahit ini kah nasib sang putri ?
inikah ahir dari semua cerita ini, akankah ada sang kesatria yang menyelamatkannya lagi? ataukah nahkoda yang akan membawanya berpetualang lagi?
sang putri terbangun dari mimpinya…
ia menangis
menangis karena memang ini nyatanya
ia kini sendiri dan tetap menunggu lagi
ia senandungkan lagu yang selalu di senandungkan sang nahkoda padanya……
ia hanya bisa menunggu dan menunggu lagi….
lagi…
la…gi…..
l….a…..g…i…..
l………………….a………………….g………………….i
……………………………
…lagi…
Chalk Board theme